Ubuntu 9.04 dan Netbook Elevo Mantis A10116, Cocoon Series.
Sabtu pagi, tanggal 11 Juli 2009, dengan naik KRD menyusuri stasiun tanah abang, stasiun duri, stasiun angke, stasiun kampung bandan, akhirnya sampai di stasiun kota, saya sampai di Mangga dua sebelum jam 9.30. Ternyata toko-toko komputer di mangga dua baru buka efektif jam 10.00.

Dari awal sudah ditargetkan untuk mendapatkan netbook dengan kisaran harga dibawah 4.5 juta. Dari beberapa toko, sudah dapat gambaran, sbb:
- Lenovo 10.2″ dengan batre 6 cell, memori 1 GB. Harga sekitar 4.4 jt.
- Benq Joybook lite U101-SA1, free upgrade to 2 memory, batre standar 3 cell. Harga sekitar 4.3 jt.
- Elevo Mantis A10116, memori 2 GB, batre 3 cell. Harga sekitar 3.99 jt.
Ke semua netbook diatas sudah termasuk juga windowsXP home, harddisk 160 GB. Tapi bagi saya ini tidak masuk pertimbangan, karena sehari-hari penggunaan nantinya akan menggunakan Ubuntu 9.04. Sayangnya windowsXP home edition ini tidak bisa dipisah dari paket barangnya.
Dengan pertimbangan platform Intel Atom N270 ini sudah standar, sehingga ukuran memori, ukuran batre, tipe LCD, masa garansi, dan paket bonus lainnya yang jadi pertimbangan. Jadinya Elevo Mantis A101116 ini yang dipilih, garansinya 3 tahun, diluar batre dan charger.
Karena sudah terpasang WindowsXP home, langkah pertama adalah aktivasi WindowsXP dulu sehingga bisa digunakan. Aktivase yang bisa dilakukan cuma lewat telpon karena windowsXP pre-installed ini tidak bisa mengenali koneksi fastnet lewat USB, harus dipasang dulu driver modem motorola docsys-nya.

Setelah WindowsXP home bisa digunakan, langkah berikutnya memasang Ubuntu 9.04 JJ. Instalasi Ubuntu 9.04 ini dilakukan lewat USB Disk yang sudah dijadikan Ubuntu 9.04 live installer. Alhamdulillah instalasi berjalan lancar, semua perangkat seperti bluetooth, vga, soundcard, webcam, wlan card, ethernet card, juga bisa dideteksi sempurna, kecuali touchpad.
Selama ini memasang ubuntu di beberapa merek notebook yang menjadi masalah adalah VGA, webcam, atau kartu jaringan, namun di netbook elevo mantis ini malah touchpadnya yang menjadi masalah. Sudah dicoba di cek lewat google, juga update kernel ke 2.26.28.13, tetap saja touchpadnya tidak dikenali. Baiklah, untuk sementara pake USB mouse saja dulu.

Berikut beberapa gambar cpuz untuk netbook elevo mantis seri cocoon ini.



Lho, koq semua skrinshut-nya aplikasi windows? Hehehhe.. karena sudah terpasang windowsXP, sekalian saya tes pake cpuz, biar lebih detail informasi chipset, prosesor, dan memorinya.
“String literals may have at most 255 elements”, begitu pesan yang muncul di kompiler Delphi 5 Professional saat kompilasi sebuah program untuk mencetak label 2D QRCode di printer label SATO seri CL.
Apa yang salah?
Saya pastikan semua variabel dan fungsi yang dipakai menggunakan TStrings, TStringList, dan String, juga tidak ada konstanta ataupun Tfield yang terlibat. Berarti harusnya OK, karena secara default, string di Delphi 5 adalah ANSIString yang ukurannya sampai 2^31 karakter, bukan shortstring yang maksimumnya 255 karakter.
Aneh sekali…
Setelah sedikit mencari di google, ketemu jawabnya. Memang ada keterbatasan di Delphi Editor (IDE) untuk menampilkan satu string yang panjangnya lebih dari 255 karakter.
Solusinya?
Stringnya dipecah saja jadi bagian-bagian berukuran kurang dari 255 karakter. Misal:
270 karakter
‘abcdefghijklmnopqrstuvwxyz/.,-=ABCD…’
diubah menjadi beberapa potong string :
200 karakter + 70 karakter
‘abcdefghijklmnopqrstuvwxyz/.,-=ABCD…’ +
‘1234567890)(*%$~!#@..,wxyz/.,-=..’
Begitu saja solusinya.